Legian: Sisi Lain Pulau Dewata Bali

Legian: Sisi Lain Pulau Dewata Bali – review by tarif hotel on ★★★★★ 5.0

Saat mendengar nama Pulau Dewata Bali, pemikiran banyak orang umumnya akan langsung tertuju ke daerah Kuta. Daerah yang terkenal oleh keindahan pantai, tempat makan, belanja, dan kehidupan malam ini memang sudah terlebih dahulu dikenal luas bukan hanya di kalangan para wisatawan lokal Indonesia namun juga wisatawan mancanegara. Ibaratnya, Kuta itu adalah nafasnya Bali. Namun pada kenyataannya tidaklah demikian. Di daerah selatan Bali juga terdapat daerah yang tidak kalah indah dan nyamannya untuk dikunjungi. Daerah itu adalah Legian.

Terletak di tengah-tengah tepat di utara daerah Kuta dan selatan daerah Seminyak, Legian menawarkan keindahan alam pantai khas Bali begitu juga dengan wisata belanja, kuliner dan kehidupan malam yang tidak kalah dengan yang ada di pesisir Kuta namun lebih tenang dan jauh dari lalu lintas yang terlalu padat khas Kuta. Daerah Legian sendiri membentang dari Jalan Melasti ke utara hingga ke Jalan Arjuna atau lebih dikenal dengan jalan Double Six. 15 menit dari bandara internasional Ngurah Rai, mayoritas daerah ini dapat dikelilinggi hanya dengan berjalan kaki dalam waktu 10 menit. Ini dikarenakan keseluruhan daerah Legian tidaklah begitu luas.

Sama seperti pantai-pantai lainnya di Bali, pesisir pantai di kawasan Legian sangatlah bagus untuk berselancar. Yang membedakan adalah, daerah ini tidak begitu ramai dan sangat cocok untuk para peselancar pemula atau para wisatawan yang hanya ingin mencoba berselancar. Di sepanjang pantai terdapat banyak sekolah-sekolah berselancar yang dapat diikuti dengan biaya yang masih terjangkau. Selain berselancar para wisatawan juga dapat menghabiskan waktu di pantai dengan menerbangkan layangan, berjemur, massage, sepakbola pantai, dan bermain volley di pasir. Khusus untuk sepakbola pantai, hampir setiap pukul lima sore diadakan pertandingan yang dapat diikuti siapa saja tepat di depan De Ja Vu di pantai Blue Ocean. Setiap hari Sabtu dan Minggu, di sepanjang pesisir pantai Legian juga banyak didatangi para musisi lokal untuk menampilkan musiknya. Para wisatawan pun dapat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bukan hanya kegiatan pantainya, pesisir pantai Legian adalah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan matahari tenggelam.

Selama tinggal di Legian, pastikan untuk tidak melewatkan Musium Bali Shell yang berada di daerah timur. Di tempat ini ditampilkan kurang lebih koleksi 1000  kulit kerang dari beraneka spesies dengan warna yang berbeda-beda yang dapat dikunjungi dari pukul 9.30 pagi hingga 21.30 malam. Tidak kalah dari daerah lainnya di Bali, pesisir pantai Legian juga dipadati dengan berbagai restoran dan café yang menawarkan berbagai hidangan untuk mereka yang gemar berwisata kuliner. Harga yang ditawarkan pun sangat relative terjangkau. Tempat-tempat seperti Gosha Bar and Restaurant, Bali Beach Shack Bar and Restaurant, Lemongrass Thai Restaurant, Seaside, Waroeng Asia menawarkan sensasi makan yang dipadukan dengan keindahan pemandangan pantai nan indah lengkap dengan pemandangan matahari tenggelamnya yang romantis. Saat malam tiba, tempat-tempat seperti Zanzibar, De Ja Vu, Jaya Pub, dan Moonsoon adalah pilihan yang tepat untuk sekedar menghabiskan waktu minum bersama sahabat, kerabat, atau mungkin untuk mendapatkan kenalan baru dari berbagai negara yang berbeda.

Bagi para penggemar belanja, daerah Legian juga kaya akan tempat-tempat berbelanja yang menawarkan mulai dari pakaian selancar karya desainer terkemuka hingga souvenir khas Bali. Di kawasan belanja Jalan Padma misalnya. Disini para wisatawan dapat menemukan berbagai kerajinan khas Bali dari biji-bijian dan kulit kerang. Lain halnya dengan kawasan Jalan Arjuna. Toko-toko kecil di daerah ini menawarkan berbagai jenis sarung dan kain khas Bali. Bagi pengemar pakaian berselancar dan olahraga, tempat ini adalah tempat yang tepat untuk mendapatkan pakaian selancar dan olahraga bermerk terkenal. Untuk penyuka benda seni, kawasan Melasti yang terkenal akan pasar barang seninya wajib dikunjungi untuk mendapatkan barang-barang kerajinan khas Bali.

Satu lagi yang spesial dari daerah Legian adalah setiap akhir bulan Juli tiap tahunnya diadakan Legian Beach Festival. Selama tiga hari festival ini akan menampilkan karya seni, pagelaran musik, dan budaya tradisional dari seluruh Indonesia. Banyak sekali hiburan yang akan ditampilkan. Belum lagi kesempatan bagi para wisatawan untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan yang diadakan. Selama acara ini juga ditawarkan berbagai hasil kerajinan seni dari berbagai daerah. Cheers!

Last 5 posts in magazine

Incoming search terms:

pulau dewata bali indonesia (13)

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>